Saya merasa sangat nyaman berteman dengan perempuan-perempuan di dunia maya. Bokep Ke atas, di paha. Lebih bebas. Bapak nakal.” Saya lega.“Tapi kamu masih utuh kan? Hanya CD saja. Sri mengerang-erang. Setiap kali dia menghubungi saya, ya saya hanya di kantor atau di rumah. Kering. Sekilas dia memandang saya, lalu memejamkan mata. Maklum saya dan istri pekerja, sehingga tanggung jawab anak sepenuhnya kami serahkan ke pembantu. Istri saya bersikukuh, bahkan ketika ibu mengancam tidak akan berkunjung ke rumah kami sampai kami mengganti pembantu. Benar-benar membingungkan kan? Tapi diam-diam saya geli sekaligus bangga terhadap diri saya. Dia mendesis dan berusaha menghindar.“Saya tidur di kamar saja ahh.”Dia mencoba bangkit tapi saya menahannya.“Jangan.”“Bapak nakal sih.”Saya menghentikan aksi.




















