Kubuka koperku, Miranda yang masih belum sadar itu aku ikat ulang dengan tali plastik kuning.“Mmmpphh.. Bokep Aku berdiri di sisi jalan dengan kepala bertopi dan berkacamata hitam.Secepat kilat aku menyambar mulutnya dengan saputangan yang mengandung cloroform. Pagi itu aku sempat menengoknya di kamarnya lalu kusuapi dirinya dengan sarapan pagi nasi goreng buatanku.“Siapa yang masak Mas..” Miranda yang sudah agak tenang, dalam keadaan terikat erat, mulai membuka pembicaraan. Hidup yang penuh kesendirian ini menjadi begitu bergairah.Setiap hari itu juga aku tunjukkan cinta ku dan perhatianku padanya, meski tidak pernah aku lepaskan ikatan di tubuhnya. Oh.. Aku pulang agak malam dan agak mabuk karena terlalu asyik dengan mitra kerjaku.Aku sangat bernafsu saat melihatnya tertidur pasrah terikat di kamarnya.




















